PUASA ARAFAH DAN KEUTAMAANNYA
PUASA ARAFAH DAN KEUTAMAANNYA
Oleh : Hikmawati, S.Ag.
Puasa arafah penting untuk diketahui umat Islam menjelang bulan Dzulhijjah 1444 H. Puasa sunnah menjelang Idul Adha disebut sebagai Puasa Dzulhijjah.Pada tanggal 8 Dzulhijjah, disebut sebagai Puasa Tarwiyah. Sementara pada tanggal 9 Dzulhijjah adalah Puasa Arafah. Praktek dan ketentuan pelaksanaan kedua puasa sunnah tersebut dilakukan sama seperti puasa pada umumnya dalam syariat Islam.
Puasa Arafah penting untuk diketahui dan diamalkan karena bisa menentukan nilai ibadah dan menjadi syarat sah tidaknya puasa yang dijalani.
Niat Puasa Arafah
Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.
Keutamaan Puasa Arafah
Keutamaan puasa Arafah yang dilaksanakan menjelang Idul Adha sangatlah luar biasa. Puasa sunah ini disebut bisa menggugurkan dosa setahun lalu. Dalam sebuah hadist disebutkan tentang keutamaan puasa Arafah:
“… Dan puasa pada hari Arafah aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu” (HR Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Baihaqi, dan lain-lain).
Sebab, sebagaimana disebutkan Rasulullah saw dalam sebuah hadistnya, bahwa Allah lebih banyak membebaskan hambaNya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari-hari lainnya.
“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?” (HR Muslim).
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijah. Waktu ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah yang dilakukan oleh jamaah haji, oleh karena itulah dinamakan sebagai puasa Arafah.
Keutamaan menjalankan ibadah puasa ini diberikan kepada mereka yang sedang tidak menjalankan ibadah haji.
- Puasa Arafah hukumnya sunah muakkadah, sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu, kecuali bagi jemaah haji yang sedang wukuf. Jemaah haji yang sedang di Arafah tidak disunahkan untuk puasa di Arafah.
- Nabi Muhammad SAW menegaskan keutamaan puasa Arafah, yaitu dapat menghapus dosa.
- Manfaat puasa arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sebagai bentuk stimulasi agar kita tergerak untuk melaksanakan ibadah.
Ibadah Sunnah Lain di Bulan Dzulhijjah
- Puasa Dzulhijjah
Selain puasa Arafah, di bulan Dzulhijjah ini juga ada beberapa puasa sunnah lainnya. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Zulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya…” - Menunaikan Haji dan Umroh bagi yang Mampu
Dalam rangka menyambut bulan Dzulhijjah, orang Islam disarankan untuk memperbanyak amal shaleh. Termasuk dengan menunaikan ibadah haji, bagi yang mampu. Baik dinilai dari segi kemampuan finansial maupun kekuatan jasmani. - Berkurban
Hari raya Idul Adha atau lebih dikenal dengan hari raya kurban, jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Di mana umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menyisihkan sebagian hartanya
untuk membeli hewan kurban.
“Maka dirikanlah sholat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan kurban.” (QS. Al-Kautsar : 2)
Mereka berbondong menyerahkan binatang ternak terbaik atas nama Allah SWT, yang diserahkan untuk masyarakat. Proses penyembelihan dapat dilaksanakan setelah salat. Selain itu bisa di tiga hari setelahnya atau yang dikenal dengan hari tasyrik.

